Stoikiometri adalah cabang kimia yang mempelajari hubungan kuantitatif antara zat-zat yang bereaksi. Materi ini sering dianggap sulit, tetapi sangat penting dalam kimia.

Konsep utama dalam stoikiometri adalah mol. Mol digunakan untuk menyatakan jumlah partikel zat secara praktis dalam perhitungan kimia.

Dalam reaksi kimia, persamaan reaksi harus disetarakan sesuai hukum kekekalan massa. Jumlah atom sebelum dan sesudah reaksi harus sama.

Sering kali, dalam suatu reaksi terdapat pereaksi pembatas. Pereaksi ini menentukan jumlah maksimum produk yang dapat dihasilkan.

Stoikiometri juga mengenal konsep persen hasil reaksi. Konsep ini membandingkan hasil reaksi sebenarnya dengan hasil teoritis.

Dengan menguasai stoikiometri, siswa dapat menyelesaikan soal perhitungan kimia dengan lebih mudah dan memahami hubungan antarzat dalam reaksi kimia.